Mari kita mengkaji rantau lebih dalam bersama kami di Blog Ini. Tidak usah sungkan, rantau bisa kita taklukan jika kita bersama.

Menikmati Indahnya Krakatau dari Resor Nirwana

Tidak ada komentar

Penat dengan aktivitas bekerja di kota besar, menikmati suasana pantai dan menginap di resor di pinggir pantai merupakan salah satu "obat" mengusir stres.

Di sekitar Jakarta ada beberapa resor dengan pantai indah yang dapat dijadikan target kunjungan dengan keluarga, salah satunya Travellers Krakatoa Nirwana Resort di Lampung Selatan.

Perjalanan saya menuju resor tersebut di mulai dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak, Banten. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam. Dari Merak di ujung barat Pulau Jawa itu, saya menyeberangi Selat Sunda selama 2,5 jam. Dengan menumpang kapal penyebrangan, saya menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, yang sudah masuk daratan Pulau Sumatera.

Dari pelabuhan Bakauheni, perjalanan dilanjutkan melewati jalan Trans Sumatera menuju resor yang berada di Kota Kalianda, Lampung Selatan. Perjalanan memakan waktu tempuh sekitar satu jam hingga bertemu gapura besar bertuliskan: Krakatoa Nirwana Resort.

Dari gapura itu, akses jalan mulai mengecil dan berkelok-kelok hingga sampai resor.

Mulai dari pelabuhan Bakauheni hingga mendekati resor tak banyak pemandangan bagus selama perjalanan. Hanya rumah penduduk, lahan pertanian, serta jejeran pohon kelapa yang terlihat.

Namun, semua itu berubah ketika mulai memasuki kawasan resor dengan luas 350 hektar itu. Begitu tiba, pemandangan pertama yang menarik perhatian saya adalah pantai yang menjadi "teras" resor. Pasir putih, biru laut, suara desiran ombak, jejeran pohon di bibir pantai menbuat ketenangan jiwa.

Tepat di depan resor dibangun dermaga yang berkelok-kelok terbentang ke arah laut dengan panjang sekitar 200 meter. Di pinggir dermaga dipasangi lampu-lampu untuk menerangi dermaga sejak matahari terbenam.

Saat sore, dari atas dermaga pengunjung dapat melihat dengan jelas kawanan ikan hias menggemaskan berenang bebas di antara terumbu karang yang indah. Namun di siang hari, karang dan kawanan ikan tak terlihat jelas karena pantulan sinar matahari.

Dari atas dermaga juga, ke arah barat kita dapat melihat pemandangan Gunung Rajabasa. Ketinggian gunung ini adalah 1.281 meter di atas permukaan laut. Selain itu, terdapat puluhan bagan-bagan ikan milik nelayan yang terapung di lautan.

Resor milik PT Bakrieland Development itu terbagi menjadi dua hunian, yaitu cottage dan hotel dengan dua lantai. Cottage terdiri dari 36 kamar bergaya minimalis dengan dekorasi kayu. Beragam tipe ditawarkan, mulai dari Delux 14 kamar, Superior 16 kamar, Junior Suite 4 kamar, dan Krakatau Suite 2 kamar.

Beberapa kamar dibuat menghadap pantai. Sedangkan hotel terdiri dari 40 kamar standar yang seluruhnya menghadap pantai.

Untuk memanjakan pengunjung, pengelola resor menyediakan berbagai fasilitas seperti kolam renang, coffee shop, ruang teater dan karaoke, ruang meeting, sport park, out bound, dan fasilitas lain.

Pengelola juga menyediakan fasilitas untuk aktivitas di pantai seperti banana boat, kano, jet ski, dan bersepeda.

Saya pun memilih berkano. Pemandu langsung menyiapkan kano dan pelampung di bibir pantai. Saya naiki kano dan mulai mendayung di sekitar pantai yang airnya tak dalam dan sangat jernih.

Selama mendayung, dari atas kano saya dapat memandang dengan jelas terumbu karang dan kawanan ikan. Bosan berkano, loncat saja dan berenang dengan bebas bersama ikan laut.

Malam hari di resor tak kalah seru. Setelah lelah beraktivitas di pantai, saya disuguhi aneka masakan laut nikmat di ruang restoran yang letaknya dipinggir pantai. Udang, ikan, cumi segar, seluruhnya dibakar dengan diolesi bumbu tertentu. Hidangan ditambah sayuran segar, sambal kecap, sambal Seruit khas Lampung yang cukup pedas. Mantap...

Dengan lahap saya menyantap sajian sambil dihembusi angin pantai dan lantunan lagu nostalgia yang terdengar dari pojok ruangan. Suasana yang menambah nafsu makan.

Kenyang dengan santap malam, saya pun bergeser ke lobby lounge mendengarkan musik hidup. Di sana juga disediakan mini bar dan dua meja billiar. Hilang semua penat selama beraktivitas di Jakarta.

Selain menikmati keindahan resor, pengelola juga menyediakan beragam aktivitas di luar resor yang dapat kita pilih. Dari resor, kita dapat melakukan perjalanan ke pulau-pulau sekitar Lampung Selatan seperti Pulau Setiga, Umang-umang, Sebesi, Sebuku, Sebuku Kecil, Legundi, dan Kiluan.

Perjalanan paling menarik adalah ke Gunung Anak Krakatau yang masih aktif.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar