Mari kita mengkaji rantau lebih dalam bersama kami di Blog Ini. Tidak usah sungkan, rantau bisa kita taklukan jika kita bersama.

Kabupaten Pesisir Selatan

Tidak ada komentar


Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi 400.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
Penduduk dari Kecamatan XI Koto Tarusan dan Kecamatan Bayang secara historis umumnya berasal Luhak Kubuang Tigo Baleh terutama dari Muaro Paneh, Kabupaten Solok sekarang dan Sungai Pagu, Solok Selatan sekarang. Sebagian nenek moyang Nagari Inderapura ada yang berasal dari Pariangan Padang Panjang, Padang Panjang. Dan sebagian kecil dari Bengkulu dan Kerinci terutama penduduk Tapan dan Lunang


Pasisie Banda Sapuluah dan Kerajaan Inderapura

Dulu hampir seluruh wilayah kabupaten Pesisir Selatan sekarang merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Inderapura. Juga pernah dikenal sebagai Banda Sapuluah atau Bandar Sepuluh karena ia terdiri dari sepuluh kota kecil atau bandar yang sekarang merupakan ibukota kecamatan. Tapi Bayang, Sebelas Koto Tarusan, Inderapura, Tapan dan Lunang tidak termasuk kedalam Banda Sapuluah tersebut.[rujukan?]

Sementara itu Banda Sapuluah merupakan wilayah rantau dari Sungai Pagu, Solok Selatan

Masakan khas

Di Pesisir selatan dikenal rendang lokan (sebangsa kerang hijau) bercangkang hitam. Lokan banyak terdapat dimuara sungai Indrapura dengan kedalaman ± 16 m'. Saat pengambilan Lokan penyelam tidak memakai alat bantu sama sekali

Objek Wisata

Di Pesisir Selatan banyak terdapat objek wisata baik objek wisata alam maupun wisata sejarah dan budaya. Ada beberapa objek wisata yang terkenal antara lain:

- Mandeh BeacH



Hamparan hijaunya perbukitan, dipadu dengan tepian pantai yang landai dengan airnya yang jernih dan lautnya yang biru ditambah riah ombak kecil yang bergulung beraturan menambah daya pesona Kawasan Wisata Mandeh. Sebuah objek wisata yang terletak di kecamatan Koto XI Tarusan dengan luas sekitar 8.632 ha. Kampung Mandeh salah satu kawasan wisata yang sangat potensial sekali dibidik menjadi arena wisata bahari kawasan pantai barat Sumatera.

Penduduknya yang ramah didukungan dengan pemandangan wisata pantai yang eksotik menjadi modal utama bagi kampung Mandeh untuk bangkit menjadi kawasan wisata bahari di kawasan pulau Sumatera. Konon, asal mula dari kampung Mandeh ini berasal dari seringnya para pedagang berdatangan ke daerah ini, baik dari darat maupun dari laut. Tapi sayang, disaat para pendatang tersebut bertamu ke kampung, dan hendak makan. Tidak satupun mereka temui kedai-kedai nasi. Tanpa pikir panjang para pendatang tersebut meminta makanan ke setiap rumah penduduk kepada seorang ibu di tiap-tiap rumah.

Nah, ibu inilah dalam bahasa Minang dinamakan dengan sebutan Mandeh. Seorang wanita lanjang, yang memiliki tingkah laku yang mulia. Diantara tugasnya ialah, menyediakan hidangan makanan bagi keluarga. Maka, dari situlah kampung Mandeh ini berasal. Peran seorang wanita lajang yang memiliki tingkah laku mulia dengan tanpa pamrih memberikan makanan kepada para pedagang dengan ikhlas.

Untuk mengabadikan kebaikannya, pendatang yang berdatangan ke kampung ini memberikan nama kampung tersebut, Kampung Mandeh. Kampung dimana akan ditemui keelokan seorang ibu. Hingga kini, keadaan itu masih mentradisonal di kawasan kampung Mandeh. Setiap datang wisatawan yang bertamu ke sini, pasti makannya bertamu ke rumah mandeh/ibu di setiap rumah penduduk.

Sampai saat sekarang kawasan mandeh dikenal dengan pepatah Minangnya

Pulau setan dilaman mandeh
Tampak nagari sungai Nyalo
Bagai intan dipaluik ameh
Loyak dituruik nak dibawo

Bahasa Indonesianya
Pulau setan di halaman Mandeh
Terlihat nagari sungai Nyalo
Seperti intan dibalut emas
Layak dikunjungi untuk dibawa



Jika bertamu ke kampung Mandeh, janganlah kita pernah sesekali untuk mencaci atau menyindir kawasan tersebut. Kenapa?. Kampung Mandeh dikenal sebagai kawasan yang kramat. Menurut legenda rakyat, kampung ini di pagar oleh tigo Paga Tampek (tiga bukit batu). Konon, tampek ini menjadi pelindung bagi masyarakat setempat.

Jika ada orang yang melakukan perbuatan jahat di kawasan ini seperti mencuri, pastilah si pencuri tersebut, tidak akan tau jalan keluar dari kampung Mandeh. Selain itu tampek ini juga menjadi tanda bagi masyarakat setempat untuk melihat gejala-gejala alam. Jika ada gempa, badai, air laut pasang dan lain sebagainya pasti tampek ini mengerluarkan bunyi malam harinya. Bunyi yang dikeluarkan seperti batu mau jatuh yang berderik-derik. Jika, ada pendatang yang salah bicara, dengan maksud jahat, jangan harap akan lepas dari ganguan mahklup halus. Karena, itu jika masuk kawasan ini mesti santun dan ramah.

Tak hanya itu, kawasan mandeh juga sering dimasungki binatang buas jenis harimau. Menurut penuturan warga setempat, harimau tersebut masuk, saat ia melihat harimau dari daerah lain yang masuk dengan tujuan ingin berbuat jahat, seperti memakan makan ternak, menakuti warga dan lain sebagainya. Harimau di kawasan sekitar bukit di kampung Mandeh inilah, yang melindungi warga dari cengkraman harimau jahat. Disamping, itu harimau yang menjadi dewa pelindung bagi warga ini, juga sering menampak badannya. Penuturan rakyat kampung Madeh, harimau tersebut datang untuk diobati. Kadang, harimau itu sakit perut, berpanu dan luka-luka.

"Dia itu cuma datang saja ke rumah penduduk dengan tenang tanpa ada gerak mengganggu. Itu menandakan, harimau tersebut membutuhkan pertolongan. Nah penduduk disilah yang mengobati keluhannya. Kadang saat, diobati harimau tersebut tak tergangung jika dipegang atau dielus-elus warga", tutur uni Is salah seorang warga kampung Mandeh.

Selamat menikmati...

- Jembatan Akar



Siapa yang datang di objek wisata jambatan aka (jembatan akar) pasti akan berdecak kagum, siapa tidak kagum dua pohon akar pohon yang akarnya dihubungkan antar sungai menjadi sebuah jembatan yang bisa dilalui 10 orang. Inilah dia objek wisata andalan Kabupaten Pesisir Selatan yang merupakan salah satu jembatan yang terunik di dunia.jembatan yang kuat dan menjadi penghubung dua daerah antara Jorong (Dusun) Puluik-Puluik dan Lubuak Silau, Desa Lubuak Silau, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Jarak lokasi dari Kota Padang sekitar 82 Kilometer atau dua jam perjalanan dengan kendaraan roda dua dan mobil pribadi, jalan ini juga bisa menghubungi Muko-muko, Provinsi Bengkulu. Ketika sampai di lokasi anda harus turun sejauh 50 meter dari jalan raya.

Gemuruh aliran sungai yang jernih akan menambah keindahan alam di kawasan jembatan akar apalagi batang (sungai) bayang yang memisahkan dua kampung itu airnya sangat jernih. Konon katanya jika mandi di bawah jembatan akar tersebut akan cepat dapat rezeki dan jodoh, apakah itu sudah terbukti? Belum bisa dijawab.



"Dulu memang ada jembatan yang dibuat dari bambu namun sering rusak akibat derunya batang bayang, muncul ide dari guru Pakih Pohan untuk membuat jembatan dari akar," ujar Herman.

Pada tahun 1916 Pakih Pohan menanam dua batang jawi-jawi (sejenis pohon beringin yang berdaun lebar), pohon jawi-jawi tersebut ditanam di dua lokasi satu di daerah Pulik-puluik dan satu lagi di daerah Lubuak Silau yang dipisahkan dengan batang bayang. Lalu akarnya yang bergantungan dijalin di batang bambu yang dijadikan jembatan sebagai tulang jembatan akar. Setelah 3 tahun lamanya akar dua pohon jawi-jawi tersebut bertaut namun belum bisa dilalui.

Kemudian Pakih Pohan mengadakan acara mandabiah kambing (potong kambing) dan mandarai aka (memberikan darah pada akar yang bertaut tersebut). "Ini sebagai tanda syukuran bahwa akar jawi-jawi yang dihubungkan sudah bertaut, sebagai tanda akan terjadi pertautan kembali," tambah Herman.

- Air Terjun Bayang Sani



Air terjun Bayang Sani indah terletak di kampung Koto Baru kecamatan Bayang.Air terjun dengan ketinggian hampir 80 puluh meter ini memang sudah sangat terkenal sejak dahulunya.Pada zaman penjajahan belanda, air terjun Bayang Sani ini menjadi tempat mandi-mandinya mener-mener dan nona-nona belanda.Saking takjubnya mener dan nona belanda tersebut pada air terjun ini maka diberilah nama air terjun ini dengan nama WELL COME atau air terjun selamat datang.

Dahulunya air terjun yang mirip dengan ekor kuda ini selalu disebut oleh masyarakat dengan nama well come baru pada dekade tahun 80-an nama well come itu diganti dengan nama Bayang Sani.

Air terjun Bayang Sani ini menjadi icon wisata air terjun di kabupaten Pesisir Selatan.Dapat dibilang air terjun Bayang Sani ini air terjun yang terbesar di kabupaten Pesisir Selatan.Air terjun Bayang Sani terdiri dari beberapa tingkat,menurut penduduk sekitar ada sekitar lima buah air terjun.Tetapi yang dapat dijangkau hanya sampai pada air terjun tingkat kedua.

Air terjun Bayang sani tingkat pertama adalah air terjun yang menyambut para wisatawan saat baru sampai di lokasi.

Pada air terjun tingkat pertama ini ketinggiannya hampir 80 meter,terdiri dari tiga cabang air terjun yang meliuk-liuk diatas bebatuan cadas tempat air itu mengalir.Dibawah air terjun ini ada lubuk yang telah dibuatkan kolamnya untuk tempat mandi-mandi.Disini juga telah dilengkapi dengan tempat ganti pakaian,toilet dan tempat sembahyang.

Disekitar air terjun Bayang Sani tingkat pertama ini banyak orang berjualan,berbagai makanan atau kue-kue banyak di jual disini.Pada intinya air terjun tingkat pertama inilah yang paling banyak dikunjungi orang untuk tujuan wisata.

Air terjun Bayang Sani tingkat kedua adalah sebuah air terjun yang terletak kira-kira 400 meter di atas air terjun Bayang Sani tingkat pertama.

Untuk samapai di air terjun tingkat kedua ini wisatawan harus berjalan kaki mendaki bukit yang terletak di samping air terjun bayang sani tingkat pertama sejauh lebih kurang 400 meter,perjalanan meyusuri perkebunan karet penduduk.



Air terjun bayang sani tingkat kedua ini berdiri tegak dengan ketinggian kira-kira 25 meter.Air terjunnya hanya satu tidak terbagi seperti air terjun bayang sani tingkat pertama.

Udara disekitar air terjun tingkat kedua ini agak lembab,karena hampir seluruh lokasi air terjun tertutup oleh dedaunan tumbuhan hutan yang rimbun.

Pada air terjun ini air dilubuknya berwarna kehijauan pertanda dalam,yang indah pada air terjun ini adalah dilubuknya yang dalam itu terdapat batu-batu besar yang menyembul ke permukaan seperti pulau-pulau ditengah lautan.

- Puncak Langkisau



Bukit Langkisau merupakan salah satu objek wisata andalan bagi kota Painan,Bukit kecil yang tingginya lebih kurang sekitar 400 meter diatas permukaan laut dan terletak diantara Nagari Salido dan Kota Painan adalah sebuah bukit yang indah.

Dari puncak bukit Langkisau ini kita dapat memandang keindahan pantai samudera Indonesia,kita dapat melihat pantai salido dan sago yang membujur keutara,beralih pandang kearah lain kita juga dapat melihat ketenangan laut di teluk Painan,tak itu saja dari puncak bukit Langkisau ini kita dapat juga melihat hamper keseluruhan kota Painan,Bagi pecinta fotografi yang ingin memotret keromantisan kota Painan,maka dating lah kepuncak Bukit Langkisau ini pada malam hari untuk mengabadikan pemandangan kota Painan dengan lampu-lampunya yang indah.

Bukit Langkisau ini sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan,oleh pemkab Pesisir Selatan selalu mengajak setiap penjabat Negara yang berkunjung ke Painan untuk menikmati keindahan Bukit Langkisau,tak terkecuali Bapak Susili Bambang Yhudoyono bersama istri pernah ke bukit langkisau ini pada waktu berkunjung ke Painan saat melihat gempa pengkulu tahun 2006 yang lalu.

Kelebihan bukit Langkisau bukan hanya pada keindahan pemandangan alamnya saja,bukit ini akan lebih romantis disaat matahari akan tenggelam dibatas cakrawala,rona jingganya yang memantul diatas permukaan laut akan terlihat jelas dari puncak bukit langkisau ini.Sungguh suatu moment yang sangat indah,jika kita berkesempatan bertemu dengan keadaan alam yang seperti itu akan terasa rugi seandainya moment tersebut tidak terabadikan dengan kamera.



Tak hanya itu,bukit kecil yang terletak disebelah barat kota Painan ini sudah sangat terkenal dimanca Negara,bukit langkisau ini adalah salah satu tempat olah raga paralayang yang terindah di nusantara,tidak sedikit atlit-atlit paralayang nasional dan internasional yang telah menjajal hembusan angina di bukit langkisau ini.

- Pantai Carocok



Para pejalan dan petualang keindahan alam ciptaan Allah SWT yang berbahagia, saat ini saya mengajak kita semua untuk berplesiran sejenak ke sebuah pantai yang amat indah dikota Painan. Painan adalah ibukota Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus ibukota kecamatan IV Jurai, jaraknya dari kota Padang hanya ± 75 Km, jika bepergian pakai mobil dengan kecepatan rata rata hanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam perjalanan, tidak terlalu jauh bukan ?

Topografi kotanya seperti kue mangkuk, kotanya berada disekeliling bukit bukit hijau dan disebelah baratnya terbentang lautan samudera yang jernih membahana.

Dipantai Kota Painan inilah terdapat sebuah objek wisata yang sudah berskala nasional yakni Objek Wisata Pantai Carocok. Pantai ini memiliki pasir yang sangat bersih dan putih, memiliki tepi pantai yang landai sehingga bisa untuk berenang bagi anak anak dan juga orang dewasa, airnya sangat jernih sekali. Kawasan ini berhadapan dengan 2 buah pulau yaitu pulau kereta dan pulau cingkuak. Dari kejauhan juga nampak pulau semangki dengan pemandangan yang indah dan airnya yang sangat bersih.

Pulau cingkuak merupakan pulau yang sangat bersejerah bagi Indonesia, karena dipulau inilah tempat pertama kali Belanda mendarat di pulau Sumatera. Kita bisa menemukan benteng Belanda yang sampai sekarang masih ada.

Adapun kegiatan yang bisa dilakukan dikawasan ini adalah seperti berenang, menyelam bagi penikmat olah raga surfing untuk melihat keindahan terumbu karang.



Selain itu kita juga bisa menaiki bukit sambil berolah raga yakni di Bukik Langkisau, dari puncak bukit ini kita akan dapat menyaksikan pemandangan yang sangat menakjubkan, sekarang ini Olah Raga Paralayang dari puncak bukik langkisau juga sudah menjadi agenda nasional.

Dilokasi Pantai Carocok ini biasanya juga ada jadwal pertunjukkan organ tunggal, karena disini juga ada sebuah lapangan terbuka yang cukup asyik untuk kita gunakan sambil tidur tidur ditikar dengan sepoian angin laut yang menyejukkan. Malam harinya terutama bagi anak muda penyuka kemping, disini juga bisa dilakukan.

Disamping kelebihan itu, memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi oleh pengelola Objek Wisata Pantai Carocok, seperti kebersihan lingkungan baik di pantai maupun dilingkungan perumahan penduduk menuju lokasi objek wisata, selain itu lokasi objek wisata ini juga berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan, mungkin dengan telah dibangunnya dermaga baru di selatan Kota Painan, TPI ini mungkin bisa dipindahkan kelokasi tersebut atau ketempat lain. Jikapun TPI masih disana, mungkin kebersihannya perlu ditingkatkan lagi, jangan sampai keindahan pantai carocok terkotori oleh bau ikan yang kurang sedap atau limbah plastik dan kotoran ikan bekas penjual dan penangkap ikan. Areal parkir mungkin juga perlu ditertibkan lagi.

Dan yang utama sekali saya berharap untuk pengembangan objek wisata kedepan kita tidak perlu lagi mengutip karcis kepada siapapun yang berkunjung ke Pantai Carocok ini, ataupun keobjek wisata lainnya. Untuk mendapatkan biaya sebagai pengelolaan mungkin bisa dengan cara inovasi lain, seperti pajak dari warung makanan/minuman, penyewaan alat alat renang, dsb…. sehingga dibenak pengunjung, jika memasuki objek wisata tidak lagi hal pertama kali yang mengahantui mereka adalah masalah karcis, terlepas dari besar kecilnya harga karcis yang diminta.

Kepada pengunjung yang mau mengeliling pulau Cingkuk atau Pulau kereta yang berada tidak jauh dari pantai ini, harap berhati hati, karena batu batu karang dipulau ini yang menjorok ketengah lautan sangat licin, kadang kadang ada ombak besar yang datang dengan tiba tiba. Karena itu harap menjaga keselamatan saudara, keluarga dan rombongan lainnya, agar selalu waspada jangan sampai ketenangan, keindahan alam dan kejernihan airnya membuat kita terlenaa…….

Selamat berenang di Pantai Carocok

Dan MAsiih Banyak Objek wisata lainya yang terdapat di Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat...





Visit Sumatera Barat 2010....

Tidak ada komentar :

Posting Komentar