Mari kita mengkaji rantau lebih dalam bersama kami di Blog Ini. Tidak usah sungkan, rantau bisa kita taklukan jika kita bersama.

Yogyakarta : Elegannya Keraton dengan Istana Taman Sari

Tidak ada komentar


Pagi itu, Yogyakarta sudah mulai memperlihatkan ke-istimewaanya kepada kami. Matahari pelan pelan mulai menyinari kota ini, kami menginap di salah satu penginapan di sekitaran jalan malioboro. Dimana malam sebelumnya kami sempat menghabiskan waktu dengan menikmati jajanan malam di kota Yogyakarta ditemani musik dari pengamen jalanan yang luar biasa.
Jam masih menunjukkan pukul 07:00, kami masih belum beranjak dari tempat tidur, masih mencoba menghilangkan kelelahan didalam tubuh setelah sehari sebelumnya kami menikmati Yogyakarta. Rencananya kami akan mencoba berkeliling kota Yogyakarta menikmati wisata yang ada di pusat kota ini.
****
Perjalanan di mulai, kami menikmati sarapan di pasar beringhajo yang berjarak tidak terlalu jauh dari penginapan kami. Menikmati pecel bakmi, di pinggir jalan merupakan kenikmatan tersendiri yang ingin disampaikan kota Yogyakarta kepada wisatawan yang berkunjung ke kota mereka.

Courtesy Of Google
Setelah kenyang menyantap sarapan, kami memutuskan untuk menuju keraton Yogyakarta. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan tempat tinggal sultan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini. 


Mempunyai bangunan dengan arsitektur yang sangat indah, berkunjung ke keraton Yogyakarta merupakan kesempatan tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana kerajaan.

Peralatan Musik di Keraton
Untuk kita turis lokal maupun mancanegara, hal yang perlu diperhatikan adalah jam buka keraton ini Setiap Hari jam 08:00 – 14:00 kecuali pada hari Jumat, Keraton Yogyakarta dibuka mulai 08:00 – 12:00.
Di keraton Yogyakarta kita bisa menikmati wisata sejarahnya, seperti : koleksi lukisan, benda pusaka seperti keris, tombak, dan lainya. Bisa menikmati kumpulan gamelan dan tong dan berbagai peralatan musik lainya.

Salah Satu Koleksi Keraton Yogyakarta
Di keraton Yogyakarta anda bisa puas berfoto dengan background dan koleksi yang ada di Keraton Yogyakarta. Dimana kesempatan ini tidak akan bisa dinikmati di tempat lainya. Namun, anda harus membayar tiket izin untuk mengambil foto di komplek keraton Yogyakarta, dengan membayar sebesar Rp.1000,-. Cukup murah untuk menikmati keindahan keraton Yogyakarta.  

Tiket Izin Foto

Koleksi Keraton
Koleksi Keraton
Anda juga bisa menikmati pagelaran yang diadakan setiap hari untuk para wisatawan yang berkunjung ke keraton Yogyakarta. Di keraton juga terdapat bioskop untuk melihat sejarah kota Yogyakarta.
Koleksi Keraton
Hal yang sangat dan harus anda perhatikan waktu berkunjung ke keraton Yogyakarta adalah Selalu menjaga ketertiban dan berprilaku sopan, dan ada beberapa larangan yang sudah di tuliskan, jadi jangan sampai anda tidak memperhatikanya. 

****  

Selanjutnya kami berkunjung ke salah satu taman yang terletak di Istana Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Yaitu Taman Sari. Taman sari ini merupakan benteng pertahanan terakhir jika istana diserang musuh.

Foto di Peragakan oleh Model.
Gerbang Umbul Binungan
Kami berkunjung pertama kali langsung menuju pemandian Umbul Binungan. Pada zamanya tempat ini merupakan yang paling eksotis, tapi itu tidak berubah, sampai kami kesana, tempat ini masih paling eksotis dengan warna air yang segar, keinginan untuk mandi disana pasti akan terlintas di pikiran para wisatawan.

Umbul Binungan

Umbul Binungan dari Atas

****
Cuaca semakin panas, kami memutuskan untuk kembali berkeliling hanya di jalan malioboro saja, menikmati kota Yogyakarta dengan melihat koleksi batik yang berjejer di toko-toko sepanjang jalan Malioboro.

Pengrajin Batik
Pengrajin Batik
Batik yang merupakan ciri khas kita sebagai bangsa Indonesia, merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk langsung melihat proses membuat batik tersebut, ini bisa anda nikmati di toko batik sepanjang jalan malioboro.
Sayangnya, pengrajin batik masih di domisili oleh ibu – ibu yang sudah berumur, sayang sekali, kalau ini tidak diteruskan ke generasi selanjutnya. Batik ciri khas kita sebagai bangsa Indonesia. 

**** 

Senja telah muncul, matahari mulai terbenam, maghrib sudah mulai menghampiri kami, tanda kami untuk kembali ke kota kembang sudah muncul. Benar, kami kembali malam itu sesuai dengan tiket yang sudah kami pesan sebelumnya.
Yogya dengan keistimewaanya telah membawa kami ke salah satu kekayaan yang dimiliki oleh bangsa ini. Orang orang ramahnya, beraneka makanan yang menggugah selera, kota yang tertata rapi. Wahai Yogyakarta terima kasih atas sambutannya, suatu saat kami akan kembali ke kota ini.

Lempuyangan Mengajak pulang
Stasiun lempuyangan sudah menunggu kami, kereta silih berganti telah masuk ke stasiun. Hanya menunggu beberapa menit lagi kami akan meninggalkan Yogyakarta dengan Keistimewaanya, siapapun yang berkunjung ke kota ini, pasti memiliki cerita tersendiri di istimewanya Yogyakarta.  

Terima Kasih Yogya

Terima Kasih Yogyakarta,
Antara Rindu dan Akhir Untuk Cerita Lama telah terselesaikan.
Semoga cerita keistimewaan Yogyakarta ini bisa dilihat anak cucu kami.
Bujang Rantau, Yogyakarta 2013


Tidak ada komentar :

Posting Komentar