Mari kita mengkaji rantau lebih dalam bersama kami di Blog Ini. Tidak usah sungkan, rantau bisa kita taklukan jika kita bersama.

Angkuhnya Para Fresh Graduate Hari Ini.

Tidak ada komentar


Dimulai dari beberapa tahun belakangan ini keangkuhan para fresh graduate bisa dirasakan oleh para HRD di semua perusahaan. Latar belakang mereka dengan kebangaan IPK yang tinggi, segudang prestasi di universitas, membuat mereka memandang sebelah mata urusan mencari pekerjaan, dalam hati mungkin terbesit pikiran apa yang susah untuk kami yang mempunyai IPK Tinggi ?


Mulai menampakkan kesombongan yang luar biasa, memandang remeh teman dengan IPK rendah, tidak berprestasi, mulai bercerita banyak di komunitas, memberitahukan sehebat apa universitas tempat mereka kuliah, seolah teman mereka yang kuliah di universitas swasta terlalu santai, cuma main2, tidak punya keahlian, pemalas, dan tidak punya masa depan.

Berbekal IPK yang tinggi tadi mereka terjun ke dunia kerja, siap untuk menghantam para HRD kantor dengan segudang prestasi dan kampus ternama mereka. Bukankah Pidi Baiq pernah berkata “Bukan nama universitasnya yang engkau banggakan, tapi ilmu nya yang engkau terapkan”. Kurang lebih seperti itu di jelaskan oleh Pidi Baiq.

Dimulai dari memilih perusahaan yang akan dituju, sesuai dengan jurusan dan keinginan hati, tentulah mereka tidak sembarang apply lamaran pekerjaan. Masuk ke perusahaan dengan jumlah karyawan sedikit bukanlah prioritas mereka. Keinginan untuk tetap jumawa di kalangan teman menjadi alasanya. 

Interview dengan HRD perusahaan, mereka mulai menetapkan standar tinggi, gaji yang besar, seolah-olah dengan status fresh graduate dengan ipk tinggi gaji yang rendah bukanlah harapan mereka, toh mereka dari lulusan kampus ternama. 

Mulai bekerja di perusahaan yang telah dipilih, akhirnya dunia nyata terlihat, mulai muncul kebimbangan, mulai mengeluh terhadap perkerjaan yang dihadapi, ternyata IPK tinggi tidak memberikan pengaruh besar terhadap kenyataan yang mereka hadapi. Perusahaan Swasta lebih menuntut untuk karyawannya lebih kreatif, memiliki ide baru, fresh, maka ini dibebankan kepada fresh graduate dikarenakan dengan umur yang masih muda, tentulah mereka memiliki ide baru dan banyak. 


Dua bulan berkerja kembali memikirkan tujuan awal masuk ke perusahaan yang mereka pilih, berpikir apakah ini sesuai dengan jurusan kuliah ? apakah ada ilmu yang bisa diterapkan ? apakah gaji cukup untuk pekerjaan sebanyak ini ?.

Kebimbangan ini memunculkan keinginan untuk berhenti dari pekerjaan ini karena dirasakan tidak cocok dengan tujuan awal mereka memilih perusahaan ini. Akhirnya memutuskan resign, berpikir “toh mencari perkerjaan itu gampang”. 

****

Apakah ke angkuhan yang dimiliki bisa berguna di dunia kerja ? tidak. Mungkin bagi mereka yang mempunyai IPK tinggi dengan keahlian yang bagus, keuntungan ini bisa dimanfaatkan. Kebanyakan fresh graduate yang sombong dan angkuh biasanya hanya memiliki keahlian yang biasa sehingga untuk menutup kekurangan tersebut, mereka bisa menyombongkan IPK tadi, kembali memandang remeh teman yang mempunyai IPK rendah, padahal teman dengan IPK kecil/rendah biasanya memiliki keahlian lebih. 

Mari tidak angkuh.
Salam, Bujang Rantau
Bandung, Agustus 2017


Tidak ada komentar :

Posting Komentar